Apa itu Karya Ilmiah: 7 Jenis, Arti, dan Contoh

Apa itu Karya Ilmiah

Karya ilmiah merupakan salah satu hasil tulisan akademis yang sering didengar oleh kalangan masyarakat, khususnya mahasiswa. Secara umum, untuk penyusunan karya ilmiah ini sudah dilakukan mulai di bangku SMP.

Namun, ada beberapa dari sekolah yang sudah mulai memperkenalkan karya ilmiah sejak SD. Ketika memasuki bangku perkuliahan, maka akan semakin akrab dengan yang namanya apa itu karya ilmiah.

Setelah memasuki semester akhir, mahasiswa diwajibkan untuk menyusun karya ilmiah. Meski sudah sering didengar dan ada banyak jenis karya ilmiah, terkadang masih banyak yang bingung mengenai apa itu karya ilmiah dan jenis karya ilmiah yang cukup beragam.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini akan dibahas secara lengkap mengenai perihal apa itu karya ilmiah dan jenis karya ilmiah. Sedangkan, untuk Anda yang penasaran dengan kedua pembahasan perihal karya ilmiah bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Karya Ilmiah?

Hal pertama yang harus benar-benar dipahami merupakan pengertian dari apa itu karya ilmiah. Karya ilmiah mempunyai definisi sebagai naskah yang memberikan ulasan mengenai suatu masalah sedang dihadapi oleh masyarakat di wilayah tertentu.

Selain itu, jenis karya tulis yang satu ini juga sangat dekat dengan lingkungan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Maka dari itu, sebelum disusun lebih baik melakukan penelitian dan hasilnya di ulas sedetail mungkin.

Penelitian sendiri dilakukan dengan cara menemukan suatu permasalahan atau persoalan. Setelah diteliti, maka dicari penyebab masalah dan solusi dari titik permasalahan tersebut. Sehingga, untuk isi dari apa itu karya ilmiah adalah memaparkan mengenai solusi atas suatu masalah yang diteliti.

Selain itu, isi dari karya ilmiah juga memberikan pemaparan mengenai data, fakta, hasil pengamatan dan beberapa jenis lainnya yang bersifat logis. Untuk karakter khas dari karya ilmiah, seperti novel, cerpen, puisi dan masih banyak lainnya.

7 Jenis Karya Ilmiah

Infografis 7 Jenis Apa itu Karya Ilmiah
Infografis 7 Jenis Karya Ilmiah

Setelah paham dengan yang apa itu karya ilmiah, maka selanjutnya adalah jenis karya ilmiah. Seperti yang diketahui, untuk saat ini jenis karya ilmiah ini cukup beragam. Berikut ini jenis karya ilmiah yang patut Anda ketahui, yakni:

  1. Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah juga termasuk ke dalam jenis karya ilmiah karena melalui serangkaian proses penelitian. Meski melalui serangkaian penelitian, isi dari karya tulis ilmiah ini mempunyai sifat secara subjektif dan sesuai dengan pola pikir atau pendapat dari penulis yang bersangkutan terhadap suatu objek yang diteliti.

Ketika dibandingkan dengan karya tulis jenis lainnya, untuk yang satu ini paling jamak dijumpai. Ada beberapa yang termasuk ke dalam artikel ilmiah, yaitu surat kabar dan makalah.

Namun, ketika merujuk ke definisi dari karya tulis ilmiah nantinya akan disusun ke dalam jurnal ilmiah. Isinya sendiri juga memaparkan beberapa fakta dan data dari suatu peristiwa pada sebuah penelitian. Sedangkan, untuk struktur yang dipergunakan juga mengikuti dari aturan penulisan karya tulis dengan sifat ilmiah secara umum.

  1. Makalah

Jenis karya ilmiah yang kedua adalah makalah. Pada jenis yang satu ini tidak berbeda jauh dengan artikel. Tentu saja, untuk artikel sudah tidak asing lagi dan banyak dijumpai oleh kalangan masyarakat.

Makalah adalah karya tulis yang isinya mengulas mengenai data di lapangan dengan sifat empiris. Sifat lain yang dimiliki oleh sebuah tulisan makalah adalah objektif.

Maksud dari objektif adalah fokus terhadap permasalahan yang tengah berkembang di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, isi dari makalah juga sering disangkutkan dengan hasil analisa logis dari penulis.

Hasil pemikiran atau analisis logis ini akan langsung dituangkan ke dalam sebuah tulisan. Tulisan inilah yang disebut dengan makalah dan termasuk ke dalam macam-macam jenis dari karya tulis ilmiah secara umum.

  1. Tesis

Tesis adalah salah satu jenis karya ilmiah yang wajib disusun oleh mahasiswa di program Magister atau S2. Sifat dari karya jenis ilmiah yang satu ini adalah wajib, karena akan menjadi penentu apakah mahasiswa tersebut akan lulus kuliah atau tidak.

Tesis sendiri juga mempunyai pengertian sebagai karya tulis yang didalamnya berisikan mengenai pengetahuan baru secara empiris dan teoritis. Empiris yang dimaksud adalah penulis akan menuliskan pengalaman yang didapatkan selama melakukan penelitian berlangsung.

Sedangkan, yang dimaksud dengan teoritis merujuk pada penulis yang melakukan penelitian dengan pengujian pada beberapa teori yang sudah ada. Maka dari itu, dengan hal tersebut bisa membuat penulis atau peneliti sebelumnya bisa mengusung tema yang sama.

  1. Skripsi

Ketika tesis merupakan karya tulis yang ditujukan kepada mahasiswa Magister atau S2. Maka, untuk mahasiswa S1 juga harus menuliskan atau menyusun laporan karya ilmiah skripsi yang berdasarkan dari hasil penelitian.

Definisi dari skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis berdasarkan penelitian yang mempunyai ruang lingkup kecil. Namun, diharapkan pada saat melakukan penulisan skripsi ini bisa membahas lebih tajam dan mendalam lagi.

Selain itu, skripsi juga disusun dengan menggunakan opini dari penulis setelah menyimpulkan hasil pendapat dan hasil data sebelumnya. Sedangkan, untuk metodologi penelitian yang dipergunakan bisa dengan menggunakan kualitatif maupun kuantitatif.

Baca Juga: Penelitian Deskriptif: Definisi, Kriteria, hingga Metodenya

  1. Disertasi

Bagi beberapa mahasiswa yang menempuh pendidikan Doktor atau S3, maka untuk mendapatkan status kelulusan tersebut harus membuat laporan disertasi. Disertasi adalah salah satu jenis karya tulis yang disusun dari temuan original dari penulis pada saat melakukan kegiatan penelitian.

Selain itu, disertasi juga dijadikan sebagai tempat untuk memaparkan temuan penulis dari suatu pendapat dan kemudian dibuktikan secara ilmiah. Isi dari disertasi merupakan paparan hasil peneliti secara empiris dan teoritis.

Pada umumnya, untuk batas penyusunan disertasi kurang lebih berjalan selama 5 tahun. Ketiak belum selesai, maka Anda bisa saja mengulang atau sesuai dengan kebijakan dari kampus.

  1. Paper

Paper menjadi salah satu jenis dari karya tulis yang sangat amat populer di kalangan masyarakat. Tidak hanya makalah, untuk beberapa dosen juga sering sekali memberikan tugas dalam bentuk paper.

Meski masuk ke dalam jenis karya ilmiah dan penyusunan berdasarkan dengan data dan fakta, maka didalamnya juga terdapat beberapa sub bab. Biasanya, untuk isi dari paper sedikit berbeda dari beberapa lembar saja.

  1. Kertas Kerja

Kertas kerja adalah jenis dari karya ilmiah yang paling akhir dan hampir mirip dengan makalah. Untuk isi dari pemaparan pada kerta kerja ini juga berdasarkan dengan analisis lebih mendalam lagi.

Istilah dari karya tulis yang satu ini adalah work paper. Dari banyak sekali jenis dari karya ilmiah yang sudah disebutkan diatas, untuk Anda yang masih menjalani kuliah S1 harus menyusun skripsi, jurnal dan ilmiah.

Contoh Karya Ilmiah

Salah satu hal esensial yang membedakan karya ilmiah dengan karya non-ilmiah adalah adanya proses penelitian. Karya non-ilmiah tidak membutuhkan proses penelitian, sedangkan karya ilmiah membutuhkan proses penelitian untuk menguji fakta kebenarannya.

Setelah sebelumnya dipaparkan mengenai jenis karya ilmiah yang begitu beragam. Untuk Anda yang masih ingin memahami seputar karya ilmiah dan membutuhkan rekomendasi bacaan karya ilmiah, berikut adalah buku yang tepat untuk Anda baca.

Ensiklopedia Kemukjizatan AlQur’an & Sunnah

  • Buku Referensi Terbaik - Jilid 1 Ensiklopedia Kemukjizatan Al-Qur'an dan Sunnah

Ensiklopedia Kemukjizatan AlQur’an & Sunnah bisa menjadi bacaan yang tepat, khususnya bagi umat Muslim, yang ingin mengenal lebih dalam seperti apa itu karya ilmiah, jenis karya imiah, dan bagaimana penulisan dari karya ilmiah.

Buku ensiklopedia ini disusun oleh 50 ilmuwan bergelar Professor Doktor yang meneliti tentang ayat suci Al-Qur’an dengan pendekatan keilmuan tertentu. Berdasarkan penelitian, terungkap bahwa Al-Qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan dan teknologi yang kompleks.

Penutup

Dari banyaknya macam-macam jenis dari karya ilmiah, maka untuk Anda yang kuliah S2 juga harus menyusun skripsi dan jurnal ilmiah. Sedangkan, untuk lulusan S2 atau S3 dipastikan sudah pernah menyusun tesis dan disertasi.

Bagi beberapa dosen dan peneliti, proses penyusunan karya ilmiah ini sudah menjadi rutinitas dan tugas profesi mereka. Ada juga salah satu jenis dari karya tulis yang disusun berdasarkan dengan fakta, data dan sistematika.

Inilah penjelasan secara lengkap mengenai apa itu karya ilmiah dan jenis karya ilmiah. Semoga, dengan adanya penjelasan diatas bisa membantu Anda yang ingin tahu lebih banyak lagi seputar karya ilmiah.

Leave a Comment

Related Post